Waspadai Bahaya Facebook
Internet merupakan sebuah teknologi yang mampu merambah semua sudut penjuru dunia. Bahkan sampai desa terpencil sekalipun, seperti di Desa Mekarsari yang dulu termasuk desa tertinggal di Tasikmalaya. Mengapa hal itu terjadi?
Anda tidak perlu bisa dan memiliki komputer untuk mengakses internet. Sebuah handphone dengan harga Rp 460.000,- saja sudah dilengkapi fasilitas untuk mengakses internet. Artinya, pengguna internet tidak hanya milik masyarakat perkotaan, tapi seorang anak di pedesaan pun sebagai penggunanya.
Perkembangan internet semakin tidak terbendung dengan hadirnya situs jejaring sosial facebook. Handphone yang dengan mudah dapat digunakan setiap orang, dilengkapi dengan fasilitas facebook. Facebook sangat popular di desa. Anak SD pun sudah mempunyai account facebook. Bahkan, internet sangat identik dengan facebook.
Melihat fenomena seperti itu, ada kekhawatiran yang mestinya diwaspadai oleh setiap orang tua. Hal ini bercermin pada peristiwa-peristiwa yang sudah terjadi di negara lain. Berikut dua peristiwa yang saya kutip dari detikinet.com.
1. Hinaan di Facebook Berujung Bunuh Diri
Peristiwa ini terjadi di Inggris. Seorang gadis berusia 15 tahun nekat terjun dari jembatan. Hal itu diduga kuat akibat pelecehan online yang dilakukan teman-temannya di facebook. Pesan-pesan bernada hinaan tampil di-account-nya, sehingga jiwanya tertekan.
2. Tipuan di Facebook Rugikan Wanita Rp 40 Juta
Peristiwa ini terjadi di Amerika serikat. Seorang wanita kehilangan uang US$ 4000 atau sekitar Rp 40 juta yang dikirimkan pada seseorang yang menyamar sebagai seorang temannya di Facebook.
Dari dua peristiwa di atas, mestinya kita berhati-hati dalam menggunakan facebook, karena masih banyak bahaya lain yang mengintai anda. Terurata para orang tua, mesti mengawasi setiap aktifitas dan postingan pada account facebook putra putrinya.

